DWT: GUI multi platform berbasis D
Sekarang lagi mulai mempelajari DWT nih, sebelumnya sih pake DFL. Harapan saya sih yaitu dengan menguasai DWT, aplikasi saya nantinya dapat dijalankan di 2 sistem operasi: Windows dan Linux.
Kalo dari segi ukuran hasil kompilasi sih besar sekali kalau dibanding dengan DFL, tapi kalo dari segi fitur bedanya jauh. Kalau DFL dirancang khusus untuk bahasa D, sedangkan DWT merupakan SWT (SWT ini adalah GUI seperti Swing dan AWT yang ada pada bahasa JAVA) untuk bahasa D.
Kekurangan: tidak ada dokumentasi untuk pemula yang ingin belajar seperti saya. Semua dokumen dan contoh program untuk DWT, dapat mengambil dari sumber SWT. Contoh kode program dari SWT hanya butuh sedikit perubahan untuk penyesuaian dengan DWT agar dapat di compile.
- Untuk DWT dapat di download di: www.dsource.org/projects/dwt.
- Untuk Contoh DWT dapat di download di http://www.dsource.org/projects/dwt-samples/browser
- Untuk compiler bahasa D yang sudah di bundel dengan Tango dapat di download di http://www.dsource.org/projects/tango
- Untuk program BUD dapat di download di http://www.dsource.org/projects/tango
Wisuda on my way
Hore akhirnya dapat juga tanda tangan dari penguji sidang ku yg baik hati Pak Mun…. yang beberapa hari ini sedang sakit. Terima kasih juga buat Tuhan yang sudah mengabulkan doa ku supaya Pak Mun…. cepat sembuh dan bisa segera masuk kembali. Tinggal nunggu hardcover selesai dan menyelesaikan persyaratan wisuda lainnya yg musti kupenuhi.
Tadi siang waktu ketemu Pak Mun…. dia kritik tulisan dalam revisi ku sedikit. Kalau yg kuingat sih: Kok kamu bisa buat program sebesar ini tapi bikin Flow Chart aja gak bisa? Mengkritik gambar diagram Flow Chart aku yg gak ngikutin aturan baku. Secara gak sadar waktu buat skripsi, semua gambar, tabel dan diagram aku buat semampuku itu gak ada yg ngikutin standar baku. Kayaknya kreasiku sendiri yang lebih banyak. hahahha, jadi malu gw. Gw sendiri juga bingung jawabnya.
Wisuda tinggal seminggu lagi. Tanggal 10 April 2008 dah wisuda. detik-detik yang mengharukan dan membahagiakan akhirnya seminggu lagi kurang lebih aku bisa wisuda.
Tapi ada satu hal yang mengganjal hatiku yaitu harapanku agar semua teman-teman seangkatanku yg kusayangi dapat wisuda bersama-sama denganku. Tapi ternyata hal tersebut tidak sesuai harapanku. Aku hanya dapat berdoa untuk kelulusan mereka tahun depan. Semoga cepat wisuda dan tetap semangat selalu.
-
Arsip
- Agustus 2009 (2)
- Januari 2009 (1)
- September 2008 (1)
- Juli 2008 (1)
- Juni 2008 (1)
- Mei 2008 (1)
- Maret 2008 (3)
- Februari 2008 (2)
- November 2007 (3)
- Oktober 2007 (1)
- September 2007 (2)
- Agustus 2007 (2)
-
Kategori
-
RSS
RSS Entri
Komentar RSS